Biografi Thirteen

Sedikit biografi tentang Thirteen yang kemarin Kamis, 12 Juli 2012 perform di radio show, dan berhasil jadi Trending Topic di twitter:


Thirteen di bentuk pada pertengahan tahun 2006, Raynard dan Bondry bertemu dan ingin 
membuat sebuah project band yang berbeda dari yang sudah ada, dan ini lah formasi awal 
Thirteen itu sendiri. Adalah Raynard (scream / growl), Bondry (guitar), Echa (guitar), Dicky (Bass), Adit (drum), dan kemudian kita merasa butuh nuansa keys atau synth maka masuklah Rudy (Key / Synth). Awalnya bernama "Devil May Cry" tetapi karena nama tersebut merupakan nama sebuah game, jadi kita harus mencari nama lain. Dan pada saat itu lah nama kita berubah menjadi "Thirteen". Pada awal mula nya kita sering memainkan / mengcover lagu dari The Devil Wears Prada, Enter Shikari, Horse The Band, etc, maka dari itu secara tidak langsung mereka sangat mempengaruhi musik kita dalam membuat lagu walaupun masing masing personil mempunyai influence dan karakter bermain yg berbeda beda dan kita tidak membatasi masing masing personil dalam menuangkan ide membuat lagu. Seiring berjalanya waktu setelah release album perdana "It's All About Party, Music & Friendship" pada tahun 2008, Echa (guitar) keluar dari "Thirteen". Semenjak saat itu kita memutuskan untuk terus berjalan dengan formasi 5 orang, yaitu Raynard (scream / growl), Bobond (guitar), Dicky (bass), Rudy (keys / synth). Pada pertengahan tahun 2009 Rudye (keys / synth) memutuskan keluar dari Thirteen dikarenakan ingin melanjutkan studi kuliah nya dan pada tahun 2011 Dicky memutuskan keluar dari Thirteen. Lalu beberapa waktu kemudian kita menemukan 2 makhluk bumi lainya, yaitu Jodi (bass & clean voc) yang juga vocalist dari "Milky Way" , dan Eponk (keys / synth) . Dengan formasi yang sekarang ini kita akan tetap memberikan warna musik yang berbeda, dengan tetap memasukan beberapa unsur musik seperti Metalcore, Hardcore, Post Hardcore, Pop, Punk, Rock, Disco, Electro, etc. Or you can called it “Whatevercore”

Fakta Tentang Metal

Meskipun banyak ilmuwan memiliki pandangan bahwa musik metal terkait dengan masalah-masalah sosial seperti bunuh diri, kehancuran diri dan Satanisme, beberapa penelitian telah dilakukan untuk memeriksa kesehatan mental penggemar musik heavy metal. Studi ini mencoba untuk menentukan apakah ada hubungan antara kesehatan mental dan kenikmatan dari jenis musik metal di Perancis. 

Para peneliti kemudian mensurvei 333 penggemar musik metal. Kesehatan mental mereka sedang dievaluasi oleh Kegelisahan dan Depresi Rumah Sakit Skala (HADS), yang banyak digunakan sebagai instrumen yang mengukur kecemasan dan depresi. Nilai sampel penggemar musik metal itu kemudian dibandingkan dengan skor yang mengungkapkan kemungkinan gangguan mental yang berat. Kualifikasi dimasukkan variabel umur, jenis kelamin, status, pendidikan, motivasi dan partisipasi dalam budaya musik metal. Hasilnya menunjukkan bahwa penggemar musik metal terutama dewasa muda (usia rata-rata = 22,67, SD = 5,29) dan cenderung laki-laki (87,85 persen). Secara keseluruhan, para penggemar musik metal memiliki tingkat kecemasan dan depresi yang sama atau bahkan cenderung lebih rendah dari tingkat populasi umum. Secara khusus, <5 persen dari penggemar musik metal yang disurvei menunjukkan gejala patologis. Subyek penelitian yang mendapat skor lebih tinggi tingkat kecemasan dan depresi adalah mereka yang berkecimpung dalam sastra dan / atau latar belakang seni daripada latar belakang ilmiah, yang menulis lirik musik metal, dan yang terlibat dalam praktek modifikasi scarification. Studi ini menunjukkan bahwa ilmuwan yang menuduh musik metal merusak jiwa harus memeriksa kembali dasar kritik mereka. Lebih banyak penelitian ilmiah diperlukan untuk lebih memahami pengaruh musik metal pada penggemar dan masyarakat.



kesimpulan : mendengarkan musik metal tidak membuat kita sakit jiwa dan depresi



Sumber: http://jodyblast.blogspot.com/2010/08/fakta-tentang-metal.html

6 Hal Menarik Tentang Aliran Death Metal


Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt dipopuler kan pada akhir 80an ) atau geraman maut (death growl dipopuler kan pada akhir 80an )dengan suara tenggorokkan (guttural/gurgle)". Berikut ini adalah beberapa fakta unik mengenai Death Metal :

1. Musik Death Metal Sangat Rumit
Meskipun suara - suara parau dan gitar yang kasar kadang - kadang menganggu pendengaran kita (terutama bagi mereka yg hanya terbiasa dengan musik lembut), suara - suara tadi lebih dari sekedar kebisingan idiot. Ada melodi, pola, dan komplektisitas untuk disadari dan dihargai jika kita punya cukup banyak waktu. Mungkin hal ini akan sedikit menyentil para pecinta fanatik musik melayu tanah air.

 

2. Tekhnik Bermusik yang Tinggi

Ketika seseorang dengan background musik dasar dapat secara instan belajar main musik pop, untuk mempelajari musik Death Metal dibutuhkan waktu yg lebih lama. Sebagai bandingannya, mungkin membutuhkan watu yang sama untuk belajar main Death Metal dengan belajar musik klasik atau Jazz. Bandingannya, lihatlah solo dari Siksa Kubur dan Kangen Band. Bandingkan, maka akan sangat terlihat perbedaanya.
Untuk instrumen perkusif, permainan drum pada Death Metal adalah sangat teknikal dan presisi. Dibutuhkan waktu bertahun2 bagi seorang drummer Death Metal untuk mencapai skill yang memadai untuk memainkan pola rhythm yg sedemikian kompleks pada tempo yang kedengaran mustahil. Sebagian besar elemen perkusi pada musik yang populer (dengan perkecualian musik Jazz) sangat simpel dan kadang - kadang hanya merupakan musik elektronik yg bukan dimainkan oleh musisi "betulan". Inilah yang dijual ke publik. Untuk mereka yg lebih tertarik dengan skill, Jazz dan Death Metal menawarkan suguhan yang lebih menarik untuk menikmati bakat gitar dan drum.

 

3. Aksi Panggung Yang Eksploratif

Lihatlah bagaimana para musisi Death Metal yg memainkan instrumen secara eksploratif. Jika anda mencoba memainkannya sendiri, anda akan menyadari bahwa musisi Death Metal adalah musisi - musisi yang sangat berbakat. Mempelajarinya membutuhkan latihan dan dedikasi, yang menghapus stereotipe bahwa para MetalHead adalah oran - orang yang malas. Anda mungkin juga akan terkesan betapa energiknya para anak - anak Death Metal. Jangan harap ada Death Metal di acara - acara seperti Dahsy*t, HipHipHu*a, Derin*s, dan sebagainya.

 

4. Jarangnya Plagiarisme

Di Death Metal, hampir setiap musisi selalu menulis musik mereka sendiri. Termasuk riff, drum, solo, dan liriknya. Menulis musik anda sendiri membuktikan dimensi lain dari kepiawaian instrumental seorang musisi, menjadikan musik lebih personal dan tidak ‘pasaran’. Jarang Ditemui kasus Plagiatisme atau saling mengklaim lagu Death Metal.

 

5. Lirik Death Metal Kebanyakan Fiksional

Jangan lihat musiknya dari konteks atau subyek pribadi. Kebanyakan lirik di Death Metal adalah fiksi dan tidak untuk diikuti. Jadi jangan menganggap apa yang anda dengar di musik Death Metal adalah serius. Lirik - lirik itu hanyalah penumpahan emosi seorang musisi pada lagunya. Mungkin liriknya terdengar tidak sopan dan sadis, tentang zombie, pembunuh berantai, atau bunuh diri. Tapi hal - hal tersebut adalah kenyataan yangg tak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Jadi apakah salah bagi seorang musisi death metal untuk merekam kejadian - kejadian tersebut secara fiksional menjadi sebuah lagu? Sebenarnya banyak juga musisi Death Metal yang mengambil tema dari cerita rakyat, atau masalah agama dan sejarah.

 

6. Deat Metal Mempunyai Banyak Sub-Genre

Tidak semua death metal sama. Genre ini mencangkup banyak sub-genre yang kadang - kadang bercampur satu sama lain. Hasilnya, sulit untuk mendeskripsikan satu band dengan satu sub-genre saja. Berikut daftar umum untuk sub-genre death metal :
  • Blackened – Mengadopsi tema dan elemen musik black metal. Contoh : Behemoth
  • Brutal – Contoh : Spawn of Possesion, Suffocation, Deicide, Dying Fetus, Obituary, Cannibal Corpse
  • Doom – Tempo yg lebih pelan, atmosfer melankolis, growl yg lebih dalam, dan drum dobel pedal. Contoh : Autopsy, Sepultura
  • Deathcore – Drum cepat, gitar down tune, tremolo picking, scream, growl, riff melodik dan breakdown. Contoh All Shall Perish, Job for A Cowboy, God Forbid
  • Grind – Intense, musik singkat, vokal menjerit lebih menonjol. Contoh : Carcass
  • Jazz fusion – Contoh : Atheist, Cynic
  • Melodic – Harmoni gitar dan melodi dengan vokal tingi. Contoh : Arch Enemy, At The Gates, Soilwork, In Flames, Amon Amarth, Children of Bodom
  • Symphonic – Contoh : Nightfall, Eternal Tears of Sorrow
  • Technical/Progressive – Struktur lagu dinamis, time signature, harmoni, dan melodinya tidak umum. Contoh : Nile, Necrophagist, Death

JAVA ROCKIN’LAND 2012 RESMI DIBATALKAN

PRESS RELEASE Dengan amat menyesal, Java Festival Production (JFP) mengumumkan bahwa Java Rockin’land 2012 yang sedianya akan diselenggarakan pada tanggal 6 – 8 Juli 2012 di Pantai Carnaval Ancol, terpaksa harus Kami batalkan. Adapun hal yang menjadi alasan keputusan pembatalan tersebut adalah sebagai berikut: 
1. Kami selalu berusaha menetapkan jadwal Java Rockin’land sebelum atau sesudah bulan Ramadhan yang mana menyebabkan jadwal pada tahun ini bertepatan dengan penyelenggaraan festival-festival music lain di Eropa, Amerika dan Jepang. Hal ini, menyebabkan Kami kesulitan mendatangkan artis utama yang menjadi wish list Java Rockin’land. Artis yang juga menjadi pilihan pengunjung setia Java Rockin’land tersebut telah terjadwal dan berkomitmen untuk hadir di festival-festival negara lain. 
2. JFP harus mengambil keputusan berani untuk membatalkan Java Rockin’land 2012, semata untuk tidak mengecewakan sponsor, Java Rockin’land goers, artis, dan partner yang mendukung penyelenggaraan festival ini. JFP merancang festival-festival produksi Kami, seperti Java Jazz Festival, Java Soulnation dan tentu saja Java Rockin’land, sebagai festival internasional yang menjadi kebanggaan nasional, sehingga tidak mungkin Kami mempersembahkan festival tersebut sepi pengunjung, apalagi dengan kualitas yang seadanya. JFP mengambil keputusan berani ini semata untuk tidak mengecewakan sponsor, Java Rockin’land goers, para artis yang akan tampil, dan partner yang bersungguh-sungguh mendukung terselenggaranya festival ini. JFP juga telah membicarakan keputusan ini dengan para sponsor, yang dengan sepenuhnya mendukung keputusan pembatalan penyelenggaraan Java Rockin’land 2012. Bersama ini, JFP juga menginformasikan bahwa uang pembelian tiket dapat dikembalikan secara penuh. Kami, Java Festival Production, didukung oleh sponsor, festival goers, artis, media, pemilik venue, dan Pemerintah, akan terus berusaha keras menyelenggarakan festival dengan sukses, sehingga Indonesia bisa kembali melakukan promosi melalui musik. Pada saat ini, JFP akan langsung mempersiapkan Java Rockin’land 2013, sehingga Kami akan dapat menyelenggarakan festival rock ini dengan maksimal dengan line up yang memenuhi harapan pencinta rock. PT JAVA FESTIVAL PRODUCTION


Sumber: http://musicbandung.tumblr.com/post/25499262954/java-rockinland-2012-resmi-dibatalkan

KITAB IBLIS YANG PERNAH DITEMUKAN MANUSIA

Saat ini buku tersebut tersimpan di Swedish Royal Library di Stockholm. Dibutuhkan tenaga dua pustakawan untuk mengangkat buku tersebut. Buku ini sering juga disebut alkitab iblis karena adanya sebuah ilustrasi ukuran besar bergambar setan didalamnya.




Kodeks tersebut ditaruh disebuah tempat yang terbuat dari kayu, dilapisi dengan kulit dan dihiasi dengan logam. Tingginya 92 cm, lebarnya 50 cm dan memiliki tebal 22 cm.Pada mulanya, kodeks itu memiliki 320 lembar naskah. Namun 8 lembar darinya dibuang. Tidak diketahui siapa yang membuang 8 lembar tersebut dan untuk tujuan apa.Ada dugaan 8 lembar yang dibuang kemungkinan berisi aturan-aturan biara ordo benediktus. Berat kodeks tersebut hampir mencapai 75 kg. Lembaran yang digunakan untuk menulis kodeks ini adalah kulit yang berasal dari 160 ekor anak sapi.Biara tempat kodeks ini dibuat dihancurkan pada abad ke-15. Catatan yang ada pada kodeks menunjukkan bahwa pembuatan kodeks tersebut adalah sekitar tahun 1229 M.




Setelah penulisannya, kodeks ini kemudian dipindahkan ke Biara Cistercians Sedlec dan akhirnya dibeli oleh Biara benediktus di Byoevnov. Dari tahun 1477-1593, kodeks ini disimpan di perpustakaan di Broumov sampai akhirnya dibawa ke Praha pada tahun 1594 untuk menjadi bagian dari koleksi Rudolf II.Pada tanggal 24 September 2007, Codex gigas dibawa kembali ke Praha setelah 359 tahun.Isi dari kodeks ini adalah a sum of the Benedictine orders knowledge, The War of the jews tulisan Josephus, daftar para orang kudus, metode untuk menentukan tanggal perayaan paskah, seluruh alkitab bahasa latin pre-vulgate, Isidore of Sevilles encyclopedia Etymologiae, Cosmas of Pragues Chronicle of Bohemia, berbagai macam traktat (dari sejarah, etimologi dan fisiologi), sebuah kalender dengan nekrologium, daftar nama para biarawan di biara Podlaice, formula-formula ajaib dan catatan-catatan lain.Seluruh isi kodeks ini ditulis dalam bahasa latin.Manuskrip ini juga dihiasi dengan warna-warna seperti merah, biru, kuning, hijau dan emas. Seluruh huruf besar diberi warna yang mencolok.




Yang luar biasa adalah keseluruhan isi kodeks ini ditulis dengan relevansi yang luar biasa antar halaman. Yang berarti bahwa buku ini ditulis oleh satu orang dengan pikiran yang berkesinambungan. Hal ini membuat banyak ahli percaya bahwa keseluruhan kodeks ini ditulis dalam waktu yang sangat singkat.Pada halaman 290, terdapat sebuah gambar Iblis dengan tinggi sekitar 50 cm. Beberapa halaman sebelum gambar ini ditulis pada lembaran kulit yang menghitam dan dibuat dengan karakter yang gelap, yang membuatnya berbeda dengan keseluruhan isi kodeks.Menurut legenda, penulis kodeks itu adalah seorang biarawan yang melanggar aturan biara dan dihukum dengan diikat di dinding dalam posisi berdiri seumur hidup. Biarawan ini memohon ampunan dari penghukuman yang luar biasa kejam itu.Sebagai gantinya ia berjanji untuk membuat sebuah buku yang akan memuliakan biara dan pengetahuan umat manusia selamanya, dan ia berjanji menyelesaikannya hanya dalam satu malam.Menjelang tengah malam, biarawan itu menjadi ragu apakah ia dapat menyelesaikannya sendiri. Jadi ia menjual jiwanya kepada iblis demi sebuah pertolongan. Iblis kemudian menyelesaikan manuskrip tersebut.Sebagai penghormatan kepada iblis yang membantunya, biarawan itu menambahkan gambar iblis ke dalam kodeks tersebut. Walaupun adanya legenda yang melibatkan iblis, pada zaman inkuisisi, kodeks ini tetap disimpan oleh biara dan dipelajari oleh banyak cendikiawan sampai hari ini.



Sumber: http://metallderclownerie.blogspot.com/

Alone At Last* live at Bandung Berisik 2012

Ini nih buat Stand Alone Crew yang kemaren nggak sempet liat performnya AAL* di Bandung Berisik MMXII (20/05/2012), ane punya beberapa videonya nih, tambahan video live perform @Symphonesia 2012, enjoy! ;)

















Musik Rock n Roll Itu Sampah!

Band garage rock dari Swedia ini mengatakan mereka sudah muak menghadapi musik rock n roll sekarang. Bagi The Hives, semua sudah kehilangan esensi dan hanya jadi sampah.
Vokalis Howlin' Pelle Almqvist mengingat tentang band-band rock satu dekade lalu dan membandingkannya dengan band-band pop sekarang yang memainkan distorsi.
"Sudah cukup lama ini terjadi. Memang selalu ada band bagus kalau kau mau mencari. Tapi lihatlah, nominasi untuk kategori Best Rock di Grammy, tidak ada band rock yang benar-benar rock. 10 tahun terakhir, semua itu hanya band pop yang memainkan distorsi," ujar sang vokalis lugas.
Kemudian, ia menghubungkannya dengan emo, "Emo diklaim rock n roll? Itu konyol. Rock n roll adalah keberadaan 50 orang dalam satu ruangan yang ingin bersenang-senang, bukan 50 orang meratap dan mengeluh tentang hidup," tukas Howlin' Pelle Almqvist.
The Hives bersiap merilis album terbaru mereka LEX HIVES pada 5 Juni mendatang. Album yang sama disebut sang vokalis sebagai, "Benar-benarThe Hives." 


Sumber: http://musik.kapanlagi.com/berita/the-hives-musik-rock-n-roll-itu-sampah.html